Tak Sekadar Belajar Teori, Siswa SMA Tarakanita 2 Mulai Rancang Bisnis Sejak Kelas X bersama PPM Manajemen

Tak Sekadar Belajar Teori, Siswa SMA Tarakanita 2 Mulai Rancang Bisnis Sejak Kelas X bersama PPM Manajemen

Menteng, Pembelajaran kewirausahaan di sekolah tidak lagi cukup berhenti pada teori tentang cara membuat dan menjalankan usaha. Siswa juga perlu memahami bagaimana menemukan persoalan, menyusun solusi, menguji gagasan, hingga mempresentasikannya sebagai sebuah model bisnis.

Pendekatan tersebut diterapkan dalam Youth Founders Program, program inkubasi bisnis Bizcube yang dijalankan melalui kerja sama PPM School of Management dengan Yayasan Tarakanita untuk siswa SMA Tarakanita 2 Jakarta.

Program yang berlangsung sejak Juli 2026 hingga Mei 2027 tersebut diperuntukkan bagi siswa Fase E, yaitu kelas X. Mereka akan mengikuti rangkaian workshop yang memperkenalkan pola pikir kewirausahaan sekaligus keterampilan praktis dalam merancang dan mengelola bisnis.

Tidak hanya menerima materi, peserta juga memperoleh pendampingan dari coach bisnis untuk mengembangkan ide usaha yang mereka miliki. Proses tersebut dirancang agar siswa tidak berhenti pada tahap menghasilkan gagasan, tetapi belajar menerjemahkan gagasan tersebut menjadi solusi yang dapat dikembangkan.

Bagi SMA Tarakanita 2 Jakarta, program ini sejalan dengan pendekatan “Entrepreneurship Through Project” yang menjadi kekhasan utama sekolah Tarakanita di kompleks Pluit. Pendekatan tersebut diterapkan melalui Project Based Learning (PjBL), dengan mendorong siswa mengembangkan sejumlah karakter yang dibutuhkan dalam kewirausahaan, seperti curiosity, adaptability, risk tolerance, dan innovative thinking.

Dari Ide Bisnis hingga Presentasi di Hadapan Juri

Rangkaian program akan berakhir dalam kompetisi The Founders’ Pitch. Dalam kompetisi tersebut, siswa akan mempresentasikan ide bisnis yang telah mereka kembangkan di hadapan juri.

Tahap ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk menguji kemampuan mereka dalam mengomunikasikan gagasan sekaligus mendapatkan pengalaman berinteraksi dengan praktisi bisnis. Peserta juga mendapatkan kesempatan membangun jejaring serta e-certificate setelah mengikuti program.

Program tersebut juga menyediakan apresiasi bagi peserta dengan performa terbaik. Tiga kelompok terbaik berkesempatan memperoleh beasiswa program sarjana (Manajemen / Akuntansi) dari PPM School of Management dengan nilai hingga Rp50 juta. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan exposure siswa terhadap entrepreneurship dan semangat kewirausahaan mereka. Dengan menggabungkan pengalaman inkubasi bisnis PPM School dengan project-based learning yang dimiliki Tarakanita, peserta akan dibekali dengan skills yang dibutuhkan untuk menjadi problem solver lewat ide bisnis yang dikembangkan. Bagi siswa, proses ini dapat menjadi ruang untuk belajar bahwa membangun bisnis bukan hanya tentang memiliki ide, tetapi juga tentang kemampuan mengembangkan, menguji, dan mempertanggungjawabkan ide tersebut.

Tinggalkan Komentar

* Wajib diisi

Berita Terkait

Pelatihan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) & Audit Mutu Internal (AMI)

Pelatihan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) & Audit Mutu Internal (AMI)

Penguatan Mutu Perguruan Tinggi Berbasis Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 dan Permendiktisaintek Nomor 10 Tahun 2026 Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi, Sekolah...
Skill yang Harus Disiapkan Sebelum Kuliah Bisnis: Excel, Data, dan Public Speaking

Skill yang Harus Disiapkan Sebelum Kuliah Bisnis: Excel, Data, dan Public Speaking

Minggu pertama kuliah bisnis jarang dimulai dengan teori manajemen. Lebih sering dimulai dengan tugas kelompok yang menuntut kamu mengolah angka penjualan di Excel, membaca satu...
TIBA-TIBA PPM: “Kenali Kampus, Temukan Masa Depanmu!”

TIBA-TIBA PPM: “Kenali Kampus, Temukan Masa Depanmu!”

Memilih kampus bukan cuma soal cari tempat belajar, tapi langkah awal menentukan masa depan. Sayangnya, banyak siswa SMA/SMK sederajat yang masih bingung memilih program studi,...