JAKARTA, PPM School – Di tengah tantangan strategis tahun 2026 yang diwarnai oleh pertumbuhan ekonomi konservatif dan percepatan transformasi digital, Dean (Ketua) PPM School of Management, Dr. Wendra, M.HRM., menegaskan komitmen penuh institusi dalam mendukung pergerakan produktif alumninya. Hal ini dibuktikan melalui kesuksesan PPM School of Management (PPM School) menjadi mitra utama dan tuan rumah bagi gelaran bergengsi Leaders Forum yang diinisiasi oleh Ikatan Alumni PPM School of Management (IKA PPM), Sabtu (27/6).

Sambutan Dr. Wendra, M.HRM., Dean PPM School of Management
Sebagai institusi pendidikan manajemen pionir di Indonesia, PPM School di bawah kepemimpinan Dr. Wendra memandang bahwa inisiatif alumni yang adaptif dan suportif seperti ini merupakan perpanjangan tangan dari visi kampus untuk mencetak future leaders. Mengambil tempat di Ruang A. M. Kadarman, Lantai 2, Gedung B, PPM School, Tugu Tani, Jakarta Pusat, forum bertajuk “Adaptive & Resilient Leadership, Menjadi Pemimpin Adaptif Menghadapi Ketidakpastian” ini sukses menyerap antusiasme ratusan audiens dari kalangan profesional perbankan, talenta muda, milenial, Gen Z, hingga mahasiswa aktif.
Navigasi Kepemimpinan di Tengah Krisis Versi Dean PPM School
Dukungan penuh institusi ditegaskan langsung oleh Dr. Wendra, M.HRM. dalam opening speech-nya bersama Ketua Umum IKA PPM, David Chandrawan. Dr. Wendra menggarisbawahi bahwa topik adaptive & resilient leadership yang diangkat oleh IKA PPM sangat relevan dengan kompas kurikulum akademis yang dikembangkan di PPM School. Menurut beliau, kompleksitas tekanan hari ini, mulai dari volatilitas ekonomi hingga sorotan publik, menuntut kualitas pemimpin yang melampaui standar biasa.
“Kepemimpinan di era ketidakpastian tidak lagi cukup sekadar adaptif terhadap perubahan teknologi atau bisnis. Pemimpin hari ini harus memiliki resiliensi, menjadi sosok yang tenang, konsisten, dan tangguh dalam mengambil keputusan jangka panjang demi reputasi dan keberlanjutan organisasi. PPM School sangat bangga dan mendukung penuh agenda IKA PPM yang membawa ruang refleksi praktis ini langsung ke dalam lingkungan kampus,” ujar Dr. Wendra dalam keterangannya kepada awak media.

Mentransfer Wawasan Strategis Lintas Sektor bersama Mitra IKA PPM
PPM School mengapresiasi langkah strategis IKA PPM yang berhasil menggandeng mitra industri papan atas seperti PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Perhimpunan Indonesia Tionghoa Tangerang (INTI), dan McDonald’s Indonesia. Kehadiran para mitra ini memperkaya khazanah diskusi interaktif yang dipandu oleh Host Yan Wibisono (Associate Director HR & GS McDonald’s Indonesia), dengan membedah pemikiran mendalam dari tiga tokoh utama:
- Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) (Gubernur DKI periode 2014–2017): Menekankan bahwa memimpin organisasi besar di tengah birokrasi dan BUMN membutuhkan integritas dan karakter yang teguh. Ahok membagikan refleksi pentingnya keberanian mengambil keputusan tidak populer, transparansi berbasis data (seperti e-budgeting), pengendalian krisis dengan fokus pada kinerja, serta kepatuhan mutlak pada meritokrasi tanpa intervensi politik.
- Robert Njo (Wakil Ketua Umum INTI Pusat): Memaparkan pilar resiliensi organisasi yang bertumpu pada pengambilan keputusan cepat saat krisis, pemecahan masalah secara kolaboratif, serta pentingnya ketahanan mental (hardiness) pemimpin sebagai jangkar penenang tim.
- Tomy Taufan (Direktur PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia): Menyoroti pendekatan taktis di industri pasar modal melalui tiga pilar adaptasi dinamis, yaitu adopsi teknologi platform inovatif seperti aplikasi M-STOCK, edukasi literasi keuangan investor ritel, serta layanan advisory wealth management yang terpersonalisasi.
Melalui pokok pembahasan ini, David Chandrawan selaku Ketua IKA PPM mendukung visi Dr. Wendra dengan menegaskan bahwa forum ini sukses membekali para calon pemimpin untuk memahami cara mengambil keputusan di bawah tekanan publik, menjaga integritas, dan membangun karier jangka panjang yang berkelanjutan.
Kampus sebagai Rumah dan Supporting System Utama Alumni
Bagi PPM School, menyukseskan jalannya acara ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral institusi untuk selalu hadir mendampingi alumninya. Kebanggaan ini semakin lengkap karena IKA PPM tidak hanya menyajikan diskusi intelektual kelas atas, tetapi juga menutup acara dengan aksi sosial suportif berupa pemberian donasi kepada tiga puluh pemimpin masa depan dari Yayasan Yatim Piatu Muslimin, penyerahan plakat apresiasi kepada narasumber, serta ramah tamah yang dihidupkan oleh penampilan band ibu kota dan doorprize.
Melalui sinergi erat ini, PPM School of Management di bawah arahan Dean Dr. Wendra memastikan akan terus membuka pintu lebar-lebar dan mengerahkan dukungan terbaiknya bagi setiap program kerja IKA PPM demi memperluas impak positif ilmu manajemen bagi kemajuan bangsa.