Formulir SNBT sudah di depan mata, dan kolom pilihan program studi menampilkan tiga nama yang terdengar mirip: Ekonomi, Akuntansi, dan Manajemen. Kamu mungkin sudah baca deskripsi masing-masing di web kampus, tapi tetap saja bingung beda ekonomi, akuntansi, dan manajemen itu sebenarnya di mana. Semuanya sama-sama disebut belajar duit, sama-sama masuk rumpun IPS, dan semuanya berakar […]
Seorang pemilik usaha konveksi di Bandung dengan omzet Rp800 juta per tahun baru sadar ada masalah besar saat pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) ditolak. Bukan karena usahanya sepi order, bukan karena riwayat pembayaran buruk, tapi karena laporan keuangan yang diserahkan hanya berupa catatan kas masuk dan kas keluar di buku tulis. Bank butuh laporan posisi […]
Ketika investor atau analis kredit membuka laporan keuangan sebuah perusahaan, satu angka yang hampir selalu dicari lebih dulu, bahkan sebelum laba bersih, adalah EBITDA. Semakin besar angkanya, semakin kuat kesan bahwa bisnis tersebut solid dan layak didanai. Kenyataannya, kesan itu bisa sangat menipu. Sebuah perusahaan logistik dengan EBITDA Rp180 miliar dalam setahun bisa saja tetap […]
Banyak praktisi keuangan menganggap laporan keuangan konsolidasian otomatis wajib disusun begitu perusahaan induk memiliki lebih dari 50 persen saham anak usaha. Angka itu jadi rule of thumb paling sering diajarkan di kelas akuntansi dasar, dan memang berlaku di sebagian besar kasus. Masalahnya, standar yang mengatur laporan keuangan konsolidasian di Indonesia, PSAK 65, menempatkan persentase kepemilikan […]
Seorang staf pajak yang baru pertama kali menutup buku tahunan biasanya kaget melihat angka penghasilan kena pajak di SPT Tahunan berbeda jauh dari laba bersih di laporan laba rugi. Bukan karena ada yang salah catat. Rekonsiliasi fiskal memang dirancang untuk menjembatani dua sistem yang punya kepentingan berbeda: akuntansi komersial mengukur kinerja bisnis sesuai PSAK, sementara […]
Saat pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan membahas definisi wirausaha lengkap dengan soal pilihan ganda tentang analisis SWOT, ada kejadian lain yang jauh lebih nyata terjadi di grup WhatsApp kelas. Seseorang baru saja kehabisan dua puluh porsi risol mozzarella dalam satu jam istirahat, lengkap dengan war rebutan siapa yang kebagian slot pre-order duluan. Satu terasa seperti hafalan […]
Sebuah kesepakatan merger dan akuisisi (M&A) biasanya diumumkan dengan proyeksi yang meyakinkan, mulai dari penghematan biaya operasional, perluasan pasar baru, sampai lonjakan valuasi dalam beberapa tahun ke depan. Riset industri justru menunjukkan gambaran yang jauh lebih suram. Sekitar 70 hingga 90 persen transaksi M&A gagal memberikan nilai yang dijanjikan kepada pemegang saham. Angka itu bukan […]
Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Tahun 2025 yang digarap Otoritas Jasa Keuangan dan Badan Pusat Statistik mencatat sesuatu yang janggal. Delapan dari sepuluh orang Indonesia sudah punya akses ke produk keuangan formal, mulai dari tabungan, dompet digital, sampai layanan pembayaran online. Tapi begitu diukur seberapa paham mereka memakai produk itu dengan benar, hasilnya jomplang […]
Perkenalkan situasi ini: kamu sudah selesai seleksi masuk, nilai masuk cukup untuk dua jurusan berbeda, dan orang tua mulai bertanya, “Jadi pilih mana?” Tiba-tiba semua terasa sama baiknya. Akuntansi terdengar pasti. Manajemen terdengar luas. Tapi “pasti” dan “luas” bukan cara yang tepat untuk memilih jurusan yang akan membentuk karier selama puluhan tahun ke depan. Faktanya, […]
Ada asumsi yang sangat lazim di dunia bisnis: negosiasi yang baik adalah ketika satu pihak menang lebih banyak dari yang lain. Dari sini lahirlah mentalitas tawar-menawar keras, strategi bluffing, dan sikap tidak mau mengalah. Yang tidak disadari banyak pihak adalah bahwa mentalitas ini justru yang paling sering menyebabkan negosiasi gagal, atau lebih buruk lagi, menghasilkan […]
Bayangkan kamu baru saja membuka usaha kecil-kecilan: jualan minuman boba, jastip barang impor, atau jual preset foto di media sosial. Bulan pertama berjalan, ada uang masuk, ada uang keluar. Kamu merasa bisnis berjalan baik karena rekening terasa penuh. Tapi begitu ditanya, “Sebenarnya kamu untung berapa?”, kamu terdiam. Itu pengalaman hampir semua orang yang baru terjun […]
Banyak orang berasumsi bahwa bisnis keluarga lebih mudah dikelola karena dibangun di atas fondasi kepercayaan dan ikatan emosional yang sudah ada. Kenyataannya justru sebaliknya. Ikatan keluarga yang mestinya menjadi kekuatan malah sering menjadi sumber konflik paling sulit diselesaikan, karena setiap keputusan bisnis berpotensi membawa konsekuensi personal yang tidak ditemukan di perusahaan non-keluarga. Fakta tentang dominasi […]
Setiap tahun, ribuan siswa SMA jurusan IPS menghadapi pertanyaan yang sama: jurusan kuliah apa yang paling cocok dan paling menjanjikan? Pertanyaan ini wajar, apalagi kalau kamu sering mendengar narasi bahwa anak IPS pilihannya lebih terbatas dibanding anak IPA. Faktanya, justru sebaliknya. Lulusan IPS punya fleksibilitas yang luar biasa karena keunggulanmu ada di kemampuan analisis kritis, […]
Setiap awal tahun fiskal, tim keuangan perusahaan menghadapi pertanyaan yang sama: bagaimana mengalokasikan sumber daya dengan cara yang paling masuk akal? Di atas kertas, anggaran terlihat rapi. Di lapangan, kondisi pasar berubah, harga bahan baku naik, atau target penjualan tidak tercapai. Anggaran yang tidak fleksibel bisa menjadi beban, bukan alat bantu. Di sinilah pemahaman tentang […]
Banyak manajer keuangan dan akuntan perusahaan manufaktur terjebak pada asumsi yang sama: metode perhitungan harga pokok produksi itu urusan teknis, bisa dipilih sembarangan, yang penting laporan keuangan selesai tepat waktu. Padahal, pilihan antara job costing dan process costing berdampak langsung pada akurasi informasi biaya, keputusan penetapan harga, dan pada akhirnya, profitabilitas perusahaan. Kesalahan memilih metode […]
Banyak perusahaan di Indonesia sudah punya dokumen GCG yang tebal kebijakan anti-korupsi, kode etik, panduan dewan komisaris. Tapi ketika kasus tata kelola buruk mencuat, jarang yang masalahnya adalah ketiadaan dokumen. Masalahnya hampir selalu sama: dokumen ada, implementasi tidak jalan. Ini bukan fenomena unik Indonesia. Di berbagai negara berkembang, pola yang berulang adalah organisasi membangun struktur […]